Sistem Informasi Desa Srowot
Desa Srowot, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas menjadi lokasi pembukaan sekaligus sosialisasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (IMM FEB UMP).
Ketua Tim PPK Ormawa IMM FEB UMP, Ramadhan Khoerul Mukromiin, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan inisiatif organisasi mahasiswa IMM FEB yang memperoleh pendanaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Program ini mengusung tema “Optimalisasi Seni Karawitan dan Batik sebagai Upaya Pelestarian Budaya dan Peningkatan Ekonomi Kreatif”.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas organisasi mahasiswa, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendorong kemajuan Desa Srowot, khususnya di bidang seni budaya dan ekonomi kreatif. Ia berharap potensi lokal yang dimiliki desa dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan menjadi solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak agar program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi desa.
Dosen pendamping kegiatan, Dwi Winarni, SE., M.Sc., menjelaskan bahwa program PPK Ormawa ini direncanakan berlangsung selama empat bulan. Ia berharap kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat terjalin secara harmonis sehingga program berjalan efektif.
Sekretaris Camat Kalibagor, Suwarno, mengungkapkan bahwa seni karawitan di Desa Srowot sebenarnya telah berkembang sejak lama, namun masih menghadapi kendala dalam aspek pemasaran dan nilai ekonominya. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah desa dapat lebih aktif memfasilitasi pengembangan seni karawitan dan batik agar memiliki daya jual yang lebih tinggi.
Suwarno juga berharap kehadiran program PPK Ormawa dapat mendorong peran mahasiswa dalam membangun Desa Srowot sebagai desa budaya yang kreatif dan produktif secara ekonomi, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banyumas.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama antara pihak fakultas dan pemerintah desa sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program.
Dengan dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan menjadi langkah awal yang penting dalam mengembangkan Desa Srowot sebagai desa budaya yang berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat setempat.
Sumber Referensi : TribunJateng.com. (2024, 4 Juli).Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif di Desa Srowot Melalui Program PPK Ormawa IMM FEB UMP.